Cara Reproject Shapefile ke UTM 48S / 49S

Ubah proyeksi shapefile dari WGS84 ke zona UTM Indonesia (atau sebaliknya) langsung di browser, lengkap dengan penulisan .prj yang benar.

Selama data hanya ditampilkan, WGS84 derajat sudah cukup. Begitu Anda perlu mengukur — jarak, luas, buffer dalam meter — koordinat derajat menyulitkan, dan hampir semua instansi meminta data dalam zona UTM yang sesuai wilayahnya.

Menentukan zona UTM yang benar

Indonesia terbentang di zona 46 sampai 54. Zona ditentukan oleh garis bujur, dan huruf S/N menandakan belahan bumi. Sebagian besar wilayah Indonesia berada di selatan khatulistiwa sehingga memakai kode zona selatan.

  • Jakarta, Jawa Barat, Lampung → UTM 48S (EPSG:32748)
  • Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali → UTM 49S (EPSG:32749)
  • Sumatera Utara & Aceh yang berada di utara khatulistiwa → zona utara, misalnya EPSG:32647
  • Rincian per provinsi ada di panduan zona UTM Indonesia

Langkah reproject

  • Buka alat Reproject dan masukkan shapefile. Sertakan .prj agar proyeksi asal terbaca otomatis.
  • Pilih EPSG tujuan dari daftar — zona UTM Indonesia dan DGN95 TM-3 sudah tersedia.
  • Unduh hasilnya. Berkas .prj baru ditulis sesuai proyeksi tujuan, sehingga QGIS dan ArcGIS langsung mengenali data tanpa perlu menentukan proyeksi secara manual.

Kalau .prj tidak ada

Tanpa .prj, proyeksi asal tidak bisa dipastikan dan sistem akan menganggapnya WGS84. Bila sebenarnya data berupa UTM, hasilnya akan melenceng ribuan kilometer. Petunjuk cepat: koordinat berkisar 106 dan −6 berarti derajat; koordinat berupa ratusan ribu dan jutaan berarti data sudah terproyeksi.

DGN95 dan TM-3

Untuk pekerjaan pertanahan di Indonesia Anda mungkin diminta memakai DGN95 TM-3, sistem dengan lebar zona 3 derajat sehingga distorsinya lebih kecil daripada UTM. Sistem ini tersedia di daftar EPSG alat Reproject. Latar belakangnya dibahas di artikel DGN95 TM-3.

Coba Alat Reproject

Bacaan terkait